Komunikasi Persuasi yang Efektif

Good Pagi Semangat Morning guys…..

Pernahkan lihat jeruk nipis yang tingkat kekecutannya luar biasa terasa di lidah, ukuranya  kira-kira sebesar bola pingpong, dengan tekstur kulitnya warna hijau bercampur kekuning-kuningan, ketika di pegang tidak terlalu besar untuk ukuran jeruk pada umumnya, sama  ketika di sentuh kulitnya dengan ujung jari akan terasa gelombang dikit dengan pori-pori kulit jeruk yang agak besar, tekstur kulitnya yang  terasa lekukannya ketika di di sentuh dan di raba, ketika di dekatkan di hidung pun jeruk nipis sudah mengeluarkan aroma keasaman dan kecutnya, Aroma jeruk nipis akan  terasa di indra penciuman kita tingkat kekecutannya dan keasaman daripada jeruk nipis, aroma yang beda dengan jeruk yang lain, ketika di belah dengan pisau, air yang keluar dari irisan jeruk berwarna kuning sedikit keruh dan sudah mengeluarkan aroma kekecutan dan keasaman , makin terasa aroma keasaman jeruk nipisnya ketika kita peras dengan menggunakan tangan, air jeruk nipis akan menimbulkan sensasi rasa yang luar biasa peruhnya ketika terkena kulit yang terluka, rasa sakit pada kulit yang terluka akan lebih terasa perihnya ketika bercampur dengan air yang keluar dari jeruk nipis, konon kuncuran air jeruk nipis yang asam jika di campur dengan sedikit garam dan kecap konon bisa meredakan batuk yang melanda, atau ketika cuaca sedang dingin sehabis hujan dengan meminum air perasan jeruk nipis yang kecut dan asam akan semakin membuat lidah semakin bergoyang merasakan kesegaran air jeruk nipis di campur dengan air hangat…..

Ha…ha…ha… apa yang di rasakan pada tubuh kita ketika membaca tulisan diatas apakah air liur tiba-tiba berubah lebih cair dan ikut merasakan keasaman jeruk nipisnya? Padahal itu hanya sebuah tulisan lho tidak ada bentuk aslinya, kenapa pikiran dan tubuh bisa bereaksi sedasyat itu ya? Coba kalau tulisan diatas dirubah dalam bentuk yang lain bercerita tentang resiko keselamatan kerja yang ada di lingkungan kita dan ke ngerian atau perihnya di tinggal orang yang kita kasihi, Rasakan sampai reaksi pekerja bisa ikut merasakan seolah-olah sedang mengalaminya, Apa kira-kira efek yang akan kita dapatkan? Ya betul sekali pesan komunikasi yang di harapakn masuk dengan efektif ke pekerja.

Jangan remehkan tentang komunikasi lho efeknya sangat besar jika kita bisa memaksimalkan komunikasi yang efektif, memaksimalkan disini bisa ke arah positf atau negatif tergantung ke arah mana tujuan komunikasi ingin kita ciptakan. Tentu masih ingat kan berita yang masih hangat tentang penyerbuan gedung capitol USA yang konon pemicunya hanya dari komunikasi provokator lewat medsos. Atau banyak kejadian di negara kita yang misskomunikasi hanya gara-gara kalimat yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dengan benar.

Jika kita bisa menguasai teknik berkomunikasi yang efektif maka bukan hal yang mustahil bagi Anda juga bisa lebih efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman

Sekarang kita bahas tentang komunikasi, dan bagaimana komunikasi yang efektif, bisakah kita menggunakan kata-kata dan orang yang di tuju melakukan tanpa di suruh? Ternyata semua itu ada ilmunya salah satunya adalah Persuasi. Persuasi adalah komunikasi
yang digunakan untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain.

Namun sebelumnya kita harus tahu dahulu apa itu komunikasi. Banyak pakar menilai bahwa komunikasi adalah suatu kebutuhan yang sangat fundamental bagi seseorang dalam hidup bermasyarakat. Profesor Wilbur Schramm menyebutnya bahwa komunikasi dan masyarakat adalah dua kata kembar yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Sebab tanpa komunikasi tidak mungkin masyarakat terbentuk, sebaliknya tanpa masyarakat maka manusia tidak mungkin dapat mengembangkan komunikasi. (Schramm, 1988).

Harold D. Laswell salah seorang peletak dasar ilmu komunikasi lewat ilmu politik menyebut tiga fungsi dasar yang menjadi penyebab, mengapa manusia perlu berkomunikasi :

Pertama, adalah hasrat manusia untuk mengontrol lingkungannya.

Melalui komunikasi manusia dapat mengetahui peluang yang ada untuk dimanfaatkan, dipelihara dan menghindar pada hal-hal yang mengancam alam sekitarnya. Melalui komunikasi manusia dapat mengetahui suatu kejadian atau peristiwa. Bahkan melalui komunikasi manusia dapat mengembangkan pengetahuannya, yakni belajar dari pengalamannya, maupun melalui informasi yang mereka terima dari lingkungan sekitarnya.

Kedua, adalah upaya manusia untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya.

Proses kelanjutan suatu masyarakat sesungguhnya tergantung bagaimana masyarakat itu bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Penyesuaian disini bukan saja terletak pada kemampuan manusia memberi tanggapan terhadap gejala alam seperti banjir, gempa bumi dan musim yang mempengaruhi perilaku manusia, tetapi juga lingkungan masyarakat tempat manusia hidup dalam tantangan. Dalam lingkungan seperti ini diperlukan penyesuaian, agar manusia dapat hidup dalam suasana yang harmonis.

Ketiga, adalah upaya untuk melakukan transformasi warisan sosialisasi.

Suatu masyarakat yang ingin mempertahankan keberadaannya, maka anggota masyarakatnya dituntut untuk melakukan pertukaran nilai, perilaku, dan peranan. Misalnya bagaimana orangtua mengajarkan tatakrama bermasyarakat yang baik kepada anak-anaknya. Bagaimana sekolah difungsikan untuk mendidik warga negara. Bagaimana media massa menyalurkan hati nurani khalayaknya, dan bagaimana pemerintah dengan kebijaksanaan yang dibuatnya untuk mengayomi kepentingan anggota masyarakat yang dilayaninya.

Dan tahukah kita ternyata komunikasi dengan orang lain terutama jadi pembicara umum merupakan salah satu momok terbesar hasil penelitian di USA

Pertanyaannya sederhana terus apa sih yang di maksud dengan komunikasi itu sendiri? Banyak teori dan definisi tentang komunikasi namun yang saya bahas disini adalah komunikasi dari sudut pandang NLP.

komunikasi adalah menggerakkan seseorang dari kondisi sekarang menuju kondisi yang diinginkan, kalau di gambarkan secara sederhana seperti di bawah ini

Sederhananya adalah komunikasi adalah penyampaian pesan dari kondisi sekarang ke kondisi yang di inginkan. Masalah terbesar adalah di GAP, bagaimana kita bisa mengolahnya supaya gap nya semakin kecil dengan begitu komunikasi atau pesan yang kita sampaikan di terima dengan efektif ke penerimanya.

Anda mungkin mulai berfikir menguasai teknik komunikasi itu penting supaya kita yang terbiasa memberi perintah atau aturan bisa lebih efektif pesan yang kita sampaikan di terima ke pekerja.

Saya juga Sangat Yakin anda mampu untuk menguasai teknik komunikasi yang efektif tersebut dan mempraktikan sehari hari ke pekerja, mungkin pada awalnya Anda belum terlalu mahir dalam berkomunikasi yang efektif dengan pekerja namun seiring waktu tanda disadari kita akan mudah melakukan seakan akan sudah ada dalam pikiran ketika kita berkomunikasinya.

Dari model ini gambar komunikasi diatas , kita dapat simpulkan setidaknya ada enam elemen agar komunikasi kita sukses :

1. Outcome (hasil akhir yang diinginkan)

2. State (keadaan pikiran dan perasaan kita)

3. Rapport (pendekatan)

4. Acuity (kepekaan)

5. Flexibility (keluwesan)

6. Congruency (kongruensi)

Ada satu hal yang saya ingat ketika belajar tentang konuikasi persuasi di kelasnya coach Andra Hanindyo bahwa Persuasi sejatinya adalah seni menata kalimat agar komunikan mau melihat dari sudut pandang yang lain, karena pada dasarnya tujuan dari komunikasi persuasi adalah :

  • Perubahan sikap(atittude change)
  • Perubahan pendapat(opinion change)
  • Perubahan perilaku (behavior change)
  • Perubahan lingkungan (social change)

Akan sangat panjang jika kita membahasnya satu persatu, mungkin insa allah di tulisan berikutnya akan saya jelasnya lebih lengkap lagi itupun jika pembaca masih mau mengikuti dan mau belajar tentang komunikasi persuasi yang efektif seperti saya juga sedang belajar ke coach Andra Hanindyo.

Semoga sedikit tulisan ini bisa menumbuhkan rasa penasaran kita untuk belajar tentang komunikasi yang efektif dan menjadi kompeten  serta proffesional di bidang yang kita geluti.

Terima kasih tak terhingga untuk coach Andra Hanindyo dan Indonesia NLP Society yang telah membuka wawasan tentang komunikasi yang efektif.

#Andra Hanindyo

#Indonesia NLP Society

#NLP in Safety

2 thoughts on “Komunikasi Persuasi yang Efektif”

  1. Mantap ulasannya…bermanfaat

    Kalau 6 elemen komunikasi dielaborasi di postingan selanjutnya, sepertinya akan sangat menarik yaaa…

    1. admin berkata:

      bukan keren lagi tapi super dahsyat efeknya dan pengaruhnya, kalau andi kerjanya di bagian yang mengurusi tentang komunikasi seperti saya di bagian safety akan sangat power full banget jika menguasai Komunikasi persuasi ini. silahkan hub saya jika mau berdiskusi lebih lanjut. Senang berdiskusi dengan jiwa-jiwa muda yang penuh semangat tinggi untuk belajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post